PEKALONGAN TIMUR (05/05/2026) | Dalam rangka mendorong optimalisasi pengelolaan hutan berbasis masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan desa hutan, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur menggelar kegiatan sosialisasi percepatan kerja sama agroforestri di Lembaga Masyarakat Desa Hutan Ganesha Mulya wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan Bandar pada Jumat (02/05).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata KPH Pekalongan Timur Yohan Hariyanto yang mewakili Administratur KPH Pekalongan Timur. Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan Ganesha Mulya Sayid Kusmanto, jajaran pengurus dan anggota LMDH, tokoh masyarakat, serta para pesanggem yang aktif mengelola lahan di kawasan hutan.
Administratur KPH Pekalongan Timur melalui Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata KPH Pekalongan Timur Yohan Hariyanto menyampaikan bahwa percepatan kerja sama agroforestri merupakan bagian dari strategi Perhutani dalam mengoptimalkan pemanfaatan kawasan hutan secara produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar hutan.
Ia menjelaskan bahwa agroforestri bukan hanya pola tanam, tetapi merupakan sistem pengelolaan terpadu yang mengedepankan keseimbangan antara fungsi ekonomi, sosial, dan ekologi.
Ia menambahkan bahwa melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan proses kerja sama agroforestri dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan sesuai ketentuan sehingga masyarakat dapat memanfaatkan lahan hutan secara optimal dengan tetap menjaga kelestarian fungsi hutan.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program agroforestri sangat ditentukan oleh komitmen bersama antara Perhutani dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan, sehingga diperlukan komunikasi yang baik, pemahaman yang sama, serta kesungguhan dalam pelaksanaan di lapangan.
Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan Ganesha Mulya Sayid Kusmanto menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Perhutani KPH Pekalongan Timur kepada masyarakat desa hutan.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini membantu anggota LMDH dalam memahami mekanisme kerja sama agroforestri secara lebih jelas dan terarah serta menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif melalui pemaparan materi teknis terkait pola tanam agroforestri, jenis komoditas yang dapat dikembangkan, tata cara pengajuan kerja sama, serta pembagian peran dan tanggung jawab antara Perhutani dan LMDH. Selain itu, dilakukan sesi diskusi untuk menampung aspirasi dan kendala yang dihadapi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Perhutani KPH Pekalongan Timur menyatakan komitmennya untuk terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada LMDH, baik dari sisi teknis maupun manajerial, guna memastikan program agroforestri berjalan optimal dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan percepatan kerja sama agroforestri di wilayah BKPH Bandar, khususnya di Lembaga Masyarakat Desa Hutan Ganesha Mulya, dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan (Pkt/Ran).
Editor: Hening
Copyright © 2026