Purwodadi – Serikat Pekerja dan Pegawai Perhutani (SP2P) DPC Purwodadi menggelar rapat kerja Musyawarah Cabang (Muscab) sekaligus reorganisasi kepengurusan pada Selasa (12/05) di Ruang Pertemuan Rumah Makan KSK Purwodadi. Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan soliditas organisasi sekaligus penyusunan program kerja dalam mendukung keberlanjutan perusahaan dan kesejahteraan karyawan.
Kegiatan Muscab dihadiri jajaran manajemen Perhutani KPH Purwodadi, Ketua DPD SP2P Jawa Tengah, perwakilan pengurus DPC SP2P Gundih, DPC Telawa, DPC Randublatung, serta seluruh anggota SP2P DPC Purwodadi. Dalam forum tersebut, seluruh peserta menyampaikan komitmen untuk meningkatkan sinergi organisasi dan mengawal pelaksanaan program kerja yang telah dicanangkan Direksi Perhutani.
Pelaksanaan Muscab tidak hanya menjadi agenda reorganisasi kepengurusan, namun juga forum strategis untuk merumuskan langkah organisasi dalam menghadapi tantangan pengelolaan perusahaan ke depan. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari peningkatan produktivitas perusahaan, penguatan tata kelola produksi kayu, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Dalam hasil Muscab tersebut, M. Bagus Nurul Iman terpilih sebagai Ketua SP2P DPC Purwodadi. Dalam pidato perdananya, ia menegaskan komitmen organisasi untuk memperkuat peran SP2P sebagai mitra strategis manajemen dalam mendukung keberlangsungan perusahaan.
Menurutnya, terdapat beberapa program prioritas yang akan menjadi fokus kepengurusan ke depan, di antaranya peningkatan produktivitas perusahaan melalui pengawalan penerapan tarif tebangan yang efisien dan akuntabel guna mencegah terjadinya kebocoran kayu.
“Kami bersama seluruh anggota SP2P DPC Purwodadi berkomitmen mengawal penerapan tarif tebangan yang efisien agar proses produksi berjalan optimal dan tidak terjadi kebocoran kayu,” ujar Bagus.
Selain itu, pihaknya juga menekankan pentingnya penyusunan database yang terstruktur dan detail sebagai dasar pengambilan keputusan perusahaan secara tepat dan terukur.
“Data yang lengkap dan tersusun dengan baik akan memudahkan proses analisa secara matang, down to earth dan back to detail, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar berbasis kondisi lapangan,” tambahnya.
Tidak hanya fokus pada aspek produksi, SP2P DPC Purwodadi juga mendorong peningkatan kompetensi anggota melalui program coaching dan pembinaan oleh para leader di masing-masing bidang kerja.
Sementara itu, Ketua DPD SP2P Jawa Tengah, Bagas Avianto, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah SP2P DPC Purwodadi dalam membangun sinergi positif bersama manajemen KPH Purwodadi.
Ia menegaskan bahwa serikat pekerja memiliki peran penting tidak hanya sebagai wadah aspirasi karyawan, tetapi juga sebagai mitra strategis perusahaan dalam menjaga keberlanjutan usaha.
“Serikat harus berperan aktif mengawal dan memberi masukan kepada manajemen untuk keberlanjutan perusahaan dan kesejahteraan karyawan,” ungkap Bagas. Melalui pelaksanaan Muscab tersebut, diharapkan SP2P DPC Purwodadi mampu menjadi organisasi yang semakin solid, adaptif, dan profesional dalam mendukung terciptanya tata kelola perusahaan yang efektif, produktif, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan seluruh insan Perhutani. (Hms-Ars)
Editor : Aris